6 Bahaya Diet Karbohidrat Yang Harus Di Waspadai

December 1, 2014 by Diet Huteri

Apa bahaya diet karbohidrat? Ya, tak sedikit orang yang mengambil jalan pintas demi mendapatkan tubuh yang langsing dan ideal, seperti dengan melakukan diet rendah karbohidrat.

Karbohidrat

Karbohidrat

Memang sih, diet ini bisa dibilang merupakan metode yang paling cepat untuk menurunkan berat badan. Namun, Anda harus membaca efeknya terlebih dahulu sebelum Anda melakukan diet karbohidrat ini. Seperti kita ketahui bahwa, karbohidrat merupakan zat penting sekaligus sumber energi bagi tubuh, selain lemak dan protein.

Maka untuk memenuhi kebutuhan energinya tubuh memilih karbohidrat. Sementara kelebihan dari karbohidrat ini akan digunakan menjadi lemak oleh tubuh.

Jika Anda ingin menurunkan berat badan, maka bisa mengikuti rekomendasi berikut ini karena sudah banyak yang berhasil dan biasanya membantu menurunkan 1 -3 kg/ minggu. Bagaimana caranya? Untuk mengetahui lebih lanjut silahkan klik disini

Bahaya Diet Karbohidrat Bagi Tubuh

Kebanyakan orang berpikir, dengan melakukan diet karbohidrat serta menambahkan protein maka tubuh akan membakar lemak dengan cepat dan berlebih. Namun jika hal ini Anda lakukan secara kontinu dan terus menerus, justru lama kelamaan protein sendiri akan diubah ke dalam bentuk glukosa sebagai sumber energi.

Itulah yang seringkali menjadikan bahaya diet karbohidrat.  Sementara itu, protein sendiri diambil melalui otot yang dampaknya tubuh akan kekurangan massa ototnya. Ingin tahu dampak negatif dari diet karbohidrat ini? Yuk simak penjelasannya berikut ini :

  1. Pusing dan Lelah

Keton akan diproduksi di tahap awal proses pembakaran lemak yang akibatnya tubuh akan melewati sebuah tahap ketosis. Nah, pada tahap inilah tubuh akan kehilangan energi dan menimbulkan beberapa dampak negatif seperti pusing, lelah, dan sulit tidur.

Mudah Lelah

  1. Merusak ginjal

Bahaya diet karbohidrat lainnya adalah dapat merusak ginjal. Dengan banyaknya asupan protein ke dalam tubuh, hal ini berarti akan membuat ginjal lebih bekerja keras. Jika program diet yang dilakukan secara terus menerus dalam jangka waktu yang lama, maka semakin tinggi kadar protein di dalam tubuh justru akan semakin memperberat kerja ginjal bahkan bisa menyebabkan rusaknya fungsi ginjal dalam tubuh.

Merusak ginjal

  1. Menyebabkan sembelit

Penyetopan makanan yang mengandung karbohidrat seperti nasi merah, gandum, sayuran dan lain sebagainya yang juga mengandung serat tinggi akan membuat sistem pencernaan Anda semakin buruk yang justru bisa mengakibatkan susah buang air besar dan sembelit karena kurangnya asupan serat dalam tubuh.

Sembelit

  1. Menyebabkan osteoporosis

Bahaya diet karbohidrat berikutnya adalah menyebabkan osteoporosis. Dengan mengkonsumsi protein secara berlebihan dalam kurun waktu yang lama dan terus menerus akan menyebabkan tingginya kandungan zat asam di dalam tubuh. Zat asam ini yang bisa menyebabkan kalsium keluar hingga melalui urin dari tulang dan memicu osteoporosis.

Osteoporosis, NO!

Osteoporosis, NO!

  1. Resiko penurunan ingatan

Berbagai penelitian menyatakan bahwa dengan menghilangkan atau menurunkan konsumsi karbohidrat secara kontinu dalam jangka waktu yang lama bisa menyebabkan turunnya ingatan atau pelupa pada seseorang. Kurangnya karbohidrat, maka tidak ada zat lain yang bisa menggantikan peran untuk membantu otak berpikir dengan stabil.

Amnesia

  1. Resiko kolesterol tinggi

Bagi Anda yang menjalan diet karbohidrat ini perlu waspada, karena dampak lainnya dapat menimbulkan resiko kolesterol tinggi. Hal ini tidak lain karena konsumsi lemak dan protein yang tinggi selama diet menyebabkan kadar kolesterol meningkat dalam darah.

Kadar Kolesterol

Setelah membaca bahaya diet karbohidrat diatas, sebaiknya Anda mewaspadai program diet seperti ini. Lakukanlah pola hidup dan makan yang teratur dengan gizi yang seimbang agar berat badan ideal tanpa harus menyetop konsumsi karbohidrat!



Apakah artikel ini sudah bagus?




Share to Facebook

Kami berbagi sambil
menemukan cara menurunkan berat badan paling efektifKami sudah menemukan banyak hal yang sebaiknya anda tahu



Apa Pendapat Anda Mengenai Pos Yang Satu Ini?