Gorengan merupakan salah satu kuliner yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Dari mulai tempe goreng, tahu goreng, pisang goreng, bakwan dan masih banyak lagi. Semuanya menjadi makanan dengan cara mengolah digoreng yang enak dinikmati entah sebagai cemilan bersama teh atau kopi dan juga sebagai teman lauk serta nasi.

Namun Anda yang sedang menjalani metode diet tertentu sangat menyayangkan kenapa gorengan bikin gemuk. Namun penjelasan lebih lanjutnya seperti apa serta penyebab gorengan dikatakan sebagai makanan yang bisa menaikkan berat badan akan dijelaskan dalam artikel ini.

Gorengan

Gorengan yang beresiko pada kegemukan merupakan sebuah kabar yang pastinya sangat sering didengar bagi semua orang. Bahkan Anda yang sangat memperhatikan berat badan serta kesehatan tentunya membatasi konsumsi makanan yang satu ini supaya terhindar dari berbagai resiko yang bisa ditimbulkan.

Jika Anda ingin menurunkan berat badan, maka bisa mengikuti rekomendasi berikut ini karena sudah banyak yang berhasil dan biasanya membantu menurunkan 1 -3 kg/ minggu. Bagaimana caranya? Untuk mengetahui lebih lanjut silahkan klik disini

Ada berbagai pendapat mengenai kenapa gorengan bikin gemuk yang tentunya menganjurkan kepada Anda untuk tidak lagi mengonsumsi gorengan bagi Anda yang ingin segera menurunkan berat badannya.

Kandungan Gorengan Membuat Gemuk

Makanan yang menjadi favorit banyak orang ini digadang-gadang sebagai makanan yang wajib dihindari oleh para penderita diet karena dikatakan bisa membuat berat badan naik dengan cepat. Jika Anda bertanya kenapa gorengan bikin gemuk, salah satu jawabannya karena di dalam setiap gorengan yan Anda nikmati setiap harinya mengandung banyak kalori.

Bakar Kalori

 

Ada sekitar 117 kalori yang ada di dalam setiap potongan gorengan dengan ukuran rata-rata. Sedangkan beberapa orang tak hanya cukup dengan 1 potong gorengan saja setiap kali menikmatinya. Pada setiap penyajian, setiap orang rata-rata bisa menikmati 2 hingga 3 potong gorengan dari mulai tempe, pisang, tahu, bakwan hingga macam-macam gorengan lainnya yang memiliki cita rasa yang menggoda.

Jika demikian, bayangkan ada berapa jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh Anda hanya dengan mengonsumsi makanan ini saja.

Penyebab Gorengan Tidak Dianjurkan Untuk Diet

Cita rasa yang ada dalam makanan yang digoreng ini memang sangat sulit di jauhi bagi Anda yang menyukainya. Ada beberapa alasan kenapa gorengan bikin gemuk dan mengapa gorengan menjadi salah satu makanan yang tidak dianjurkan bagi Anda yang sedang berdiet.

  1. Kalori yang tinggi

Kandungan kalori yang tinggi dalam tubuh akan menjadi penyebab terbesar kenapa gorengan bikin kalori yang Anda nikmati di dalam gorengan akan tertimbun dan menjadi lemak yang menambah berat badan Anda.

Rendah Kalori

  1. Kolesterol

Minyak yang digunakan dalam tiap proses penggorengan menyebabkan berbagai gangguan kesehatan menimpa Anda. Kolesterol yang tinggi bisa membuat Anda terkena resiko penyakit jantung dan berbagai gangguan kesehatan lainnya.

Kolesterol

  1. Lemak

Mengenai lemak, pastinya Anda mengetahui bahwa lemak adalah salah satu yang harus kita buang dan jauhi jika ingin memiliki bentuk tubuh yang ideal dan berat badan yang tidak berlebih. Gorengan mengandung banyak lemak sehingga beresiko membuat diet Anda menjadi sia-sia.

lemak di perut

Demikian beberapa hal yang menjelaskan kenapa gorengan bikin gemuk. Bagi Anda yang sedang menjalankan proses diet sangat disarankan untuk tidak mengonsumsi gorengan supaya Anda bisa terhindar dari berbagai resiko gorengan.

Namun hal ini tidak berarti gorengan menjadi makanan yang tidak boleh dikonsumsi. Hanya saja, Anda harus menjaga dan mengontrol supaya tidak mengkonsumsinya terlalu banyak dan sering sebab tinggi kalori dan dapat mengakibatkan penumpukan lemak dan kolesterol



Apakah artikel ini sudah bagus?




Share to Facebook

Kami berbagi sambil
menemukan cara menurunkan berat badan paling efektifKami sudah menemukan banyak hal yang sebaiknya anda tahu



Apa Pendapat Anda Mengenai Pos Yang Satu Ini?