Mengenal Lebih Dekat Diet Rendah Garam

June 18, 2013 by Diet Huteri

Diet rendah garam dianjurkan bagi mereka yang memiliki penyakit darah tinggi atau hipertensi dan penyakit degeneratif seperti jantung ataupun ginjal.  Asupan natrium yang berlebih terutama dalam bentuk garam dapur (NaCl) dapat menyebabkan penyakit hipertensi, asites (penumpukan cairan di rongga tubuh) dan adema.

Penyakit sirosis hati, hipertensi, gagal jantung dan ginjal juga di awali dengan gejala penyakit yang ditimbulkan karena konsumsi garam yang berlebih.  Maka dari itu diet garam perlu dilakukan. Memang benar jika tubuh manusia membutuhkan garam natrium.

Akan tetapi kebanyakan orang mengkonsumsi garam melebihi yang dibutuhkannya sehingga ginjal perlu bekerja keras dalam membuang kelebihan garam tersebut. Garam yang tidak mampu dikeluarkan oleh ginjal kemudian tertinggal di dalam jaringan tubuh, mengikat air dan terjadilah pembengkakan atau adema.

Penelitian Terbaru Tentang Diet Rendah Garam

Diet  Rendah Garam

Diet Rendah Garam

Jika Anda ingin menurunkan berat badan, maka bisa mengikuti rekomendasi berikut ini karena sudah banyak yang berhasil dan biasanya membantu menurunkan 1 -3 kg/ minggu. Bagaimana caranya? Untuk mengetahui lebih lanjut silahkan klik disini

Penelitian terbaru menyatakan jika diet rendah garam justru dapat meningkatkan kadar kolesterol.  American Journal of Hypertension menemukan jika pola makan yang rendah sodium dapat meningkatkan kolesterol, trigliserida dan faktor penyakit jantung.

Dr. Niels Graudal seorang konsultan seniyor penyakit dalam dan rematologi dari Copenhagen University Hospital di Denmark menyatakan bahwa berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, anda tidak perlu terlalu khawatir akan asupan garam yang berlebih.

Hal tersebut didasari akan kemampuan setiap orang yang berbeda reaksinya terhadap asupan sodium terhadap tubuhnya. Ada orang yang lebih sensitif pada garam dari pada orang pada umumnya. Akan tetapi menurut Dr. Suzanne Steinbaum seorang ahli penyakit jantung dari New York tetap menganjurkan pola makan yang rendah garam akan lebih sehat untuk anda jalani.

Pola makan yang rendah garam memang dapat menurunkan tekanan darah akan tetapi hal tersebut juga mampu meningkatkan kadar kolesterol, trigliserida dan enzim renin serta hormon noradrenalin dan adrenalin dimana kedua hormon ini mampu berpengaruh pada tekanan darah dan detak jantung.

Cara diet rendah garam yang bisa anda lakukan untuk menjaga kadar garam yang sesuai dalam tubuh anda (menurut WHO yaitu 2400 mg natrium setiap harinya)  adalah sebagai berikut :

1. Gunakan bahan makanan yang segar. Jauhi makanan yang diproses terlebih dahulu seperti sosis, makanan kaleng ataupun telor asin.

2. Kurangi penggunaan garam, bumbu penyedap, trasi dan kecap saat memasak.

3. Untuk mengganti rasa asin dalam masakan anda bisa menggunakan gula atau cuka pada masakan anda. Tomat segar pada sup, atau gunakan bumbu kare, bumbu gulai dan bumbu rawon. Anda juga bisa menggunakan bahan rempah lain sesuai selera anda seperti jahe, kunyit, belimbing wuluh dan sebagainya.

4. Makan makanan anda selagi hangat agar aroma masakannya masih segar sehingga menutupi rasa asin yang kurang terasa.

 



Apakah artikel ini sudah bagus?




Share to Facebook

Kami berbagi sambil
menemukan cara menurunkan berat badan paling efektifKami sudah menemukan banyak hal yang sebaiknya anda tahu



Apa Pendapat Anda Mengenai Pos Yang Satu Ini?