Makan Cokelat Dapat Menurunkan Berat Badan

March 29, 2012 by Diet Huteri
CoklatHari ini membawakan sebuah berita yang cukup kontroversial tetapi akan merubah fakta yang sebelumnya yaitu menyatakan bahwa makan coklat tidak memiliki pengaruh dengan bertambahnya berat badan dan itu sudah dibuktikan dengan berbagai penelitian dan eksperimen.

Kini para penggemar coklat yang cemas karena takut berat badannya naik bisa bernafas lega. Berdasarkan penelitian, mengkonsumsi coklat tidak akan membuat tubuh menjadi gemuk justru akan membuatnya menjadi lebih kurus.

Meskipun cokelat mengandung banyak kalori, tapi menurut penelitian, mereka yang makan cokelat secara rutin setiap hari memiliki lemak tubuh lebih sedikit dibandingkan yang jarang makan cokelat. Para peneliti berasumsi kalau kalori yang terdapat dalam cokelat bukanlah kalori biasa.

Justru kandungan yang terdapat pada cokelat akan membuat metabolisme dalam tubuh bekerja lebih keras seperti yang dilansir oleh Daily Mail. Artinya, cokelat bisa mengimbangi lemak-lemak yang sudah lama tertumpuk dalam tubuh. Karena bahan – bahan yang terkandung dalam cokelat ini bisa menjadi sebagai penganan yang memiliki kemampuan untuk menetralkan lemak dalam tubuh.

Jika Anda ingin menurunkan berat badan, maka bisa mengikuti rekomendasi berikut ini karena sudah banyak yang berhasil dan biasanya membantu menurunkan 1 -3 kg/ minggu. Bagaimana caranya? Untuk mengetahui lebih lanjut silahkan klik disini

Walaupun begitu, studi yang dilakukan di Amerika Serikat ini tidak mengatakan secara spesifik cokelat seperti apa yang baik untuk tubuh. Dr Beatrice Golomb yang merupakan pemimpin dari penelitian ini mengatakan, ” Penemuan kami menunjukkan bahwa komposisi kalori juga berperan memberi pengaruh pada berat badan. Jadi jumlah kalori saja tidak cukup. Seperti pada kasus cokelat ini, adalah kabar yang sangat bagus bagi mereka yang hobi makan cokelat maupun yang hanya iseng2 ingin mencoba,

Kesimpulan tersebut dapat dibuat karena Dr Beatrice telah melakukan penelitian terhadap 972 pria dan wanita yang sering makan cokelat. Awalnya, penelitian tersebut dilaksanakan untuk mempelajari statins, yaitu sejenis obat untuk menurunkan kolesterol.

Partisipan yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung tersebut diajukan sejumlah pertanyaan seputar pola diet dan gaya hidup mereka. Salah satu pertanyaan tersebut, ‘Berapa banyak Anda mengonsumsi cokelat dalam seminggu?Selain itu, indeks massa tubuh mereka juga sudah dicatat.

Dan hasil temuan mereka sungguh mengejutkan. Hasil studi menunjukkan bahwa responden yang lebih sering makan cokelat dalam seminggu, secara statistik memiliki indeks massa tubuh yang lebih rendah dibandingkan pemakan cokelat biasa (tidak terlalu sering).

Penelitian tersebut juga membawa pengaruh bahwa banyak sedikitnya cokelat tidak terlalu berpengaruh terhadap naik atau turunnya berat badan. Justru, cokelat mengandung zat yang dapat melancarkan metabolisme dalam tubuh. Salah satu contoh senyawa kimianya adalah Epicatechin yang terkandung dalam cocoa, telah terbukti meningkatkan jumlah mitokondria (tempat berlangsungnya respirasi sel, metabolisme asam lemak, dan penghasil energi.)

Epicatechin ini bermanfaat untuk menurunkan berat badan dengan mitokondria bertugas membakar kalori. Cokelat juga mengandung thebromine, antioksidan di dalam biji cocoa yang menimbulkan rasa pahit. Zat ini sering sekali digunakan untuk merawat pederita hipertensi, memperluat pembuluh darah dan meningkatkan kesehatan jantung.

Walaupun begitu, tetaplah ingat bahwa suatu yang berlebihan tidak akan berdampak baik bagi kesehatan tubuh. Meskipun penelitian menunjukkan kalau cokelat tidak berdampak pada penambahan berat badan, tetap batasi konsumsinya. Makan cokelat setiap hari boleh, tetapi dalam porsi kecil.



Apakah artikel ini sudah bagus?




Share to Facebook

Kami berbagi sambil
menemukan cara menurunkan berat badan paling efektifKami sudah menemukan banyak hal yang sebaiknya anda tahu



Apa Pendapat Anda Mengenai Pos Yang Satu Ini?